Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
31 May 2025 124 pembaca ADMIN Puskemas CIsauk

Sosialisasi Akupresur di Puskesmas Cisauk: Langkah Awal Pemanfaatan Pengobatan Tradisional dalam Layanan Kesehatan Primer

Cisauk, 30 Mei 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan serta mendukung integrasi pengobatan tradisional ke dalam layanan kesehatan primer, Puskesmas Cisauk menggelar kegiatan sosialisasi akupresur bagi seluruh staf medis dan paramedis pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula utama Puskesmas Cisauk dan dihadiri oleh peserta yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, serta tenaga kesehatan lainnya. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program promosi kesehatan dan pemanfaatan pengobatan tradisional yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan alternatif penyembuhan non-farmakologis kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus-kasus ringan seperti nyeri otot, pusing, gangguan pencernaan, dan stres.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Cisauk, Ibu Deffie Komalig, S.IP, M.SI, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pemahaman tentang akupresur bagi tenaga kesehatan, terutama di era pelayanan promotif dan preventif saat ini. “Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap seluruh staf dapat memiliki pengetahuan dasar tentang akupresur dan mengintegrasikannya secara bijak dalam pelayanan kepada masyarakat. Ini bukan untuk menggantikan pengobatan medis, tetapi sebagai pelengkap yang berbasis bukti dan aman,” ujar Ibu Deffie. Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Pemegang Program Kesehatan Tradisional (Kestrad) yang juga merupakan praktisi pengobatan tradisional terlatih, Ibu Bd Iin. Dalam paparannya, beliau menjelaskan sejarah dan prinsip kerja akupresur, titik-titik penting pada tubuh manusia yang bisa dirangsang untuk meredakan berbagai keluhan, serta cara praktis penerapannya yang aman dan higienis.

Tidak hanya teori, kegiatan ini juga disertai dengan sesi praktik langsung. Para peserta tampak antusias mencoba teknik-teknik dasar akupresur pada rekan sejawatnya, di bawah bimbingan langsung narasumber. Beberapa teknik yang diperkenalkan antara lain titik LI4 (He Gu) untuk meredakan sakit kepala, titik PC6 (Nei Guan) untuk mual dan muntah, serta titik ST36 (Zu San Li) untuk meningkatkan vitalitas tubuh.

Menurut salah satu peserta, Niken Pratiwi A.Md.Keb, kegiatan ini sangat bermanfaat. “Selama ini kami hanya tahu sedikit soal akupresur dari internet. Tapi setelah ikut sosialisasi ini, jadi lebih paham cara yang benar dan bisa langsung dipraktikkan ke pasien, tentunya setelah melalui pelatihan lanjutan nanti,” tuturnya. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya rujukan dan kehati-hatian dalam menggunakan akupresur, khususnya bagi pasien dengan kondisi medis berat, ibu hamil, atau anak-anak. Peserta dibekali dengan panduan singkat serta daftar titik-titik akupresur yang boleh dan tidak boleh dirangsang dalam kondisi tertentu. Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Puskesmas Cisauk berharap dapat menjadi pionir dalam penerapan pengobatan tradisional terintegrasi di wilayah Kabupaten Tangerang, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan layanan kesehatan yang holistik dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Puskesmas Cisauk/Promkes)

Nomor: PR/017-pkmcsuk/V/2025






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.